Apakah Kamu Melakukan Kesalahan Ini Saat Bermain Online Soccer Manager?

 

Mungkin beberapa dari kamu para manajer OSM, terkadang masih tidak sadar atau mungkin tidak peduli dengan hal-hal kecil berikut ini yang mempengaruhi kekuatan taktik dan performa permainan.

Memang apa saja hal-hal kecil ini? Silahkan simak artikel berikut.

1. Tidak Menaruh Pemain Pada Posisi yang Tepat

Penempatan posisi pemain di game Online Soccer Manager sangat berpengaruh dengan kesuksesan formasi, produktivitas pemain dan hasil setiap pertandingan.

Contohnya kamu memiliki striker dengan kekuatan penyerangan 91 dan memiliki nilai bertahan sebesar 45 (Memphis Depay).


Jika kamu berpikir secara logika apa posisi yang tepat untuknya? Tentunya dia harus diposisikan di bagian penyerang sayap (khusus untuk Memphis Depay lebih efektif ditaruh di sayap kiri).

Kalau kamu memiliki pemain seperti contoh diatas jangan paksakan untuk bermain menjadi striker tunggal.

Untuk membantumu saya memiliki beberapa catatan sebagai berikut :

Khusus untuk Penyerang atau Striker

Untuk striker murni, yang biasa di posisi tengah adalah pemain penyerang yang memiliki nilai penyerangan tinggi dengan nilai bertahan kecil, range nilai bertahannya antara 0-16. Contohnya seperti Vietto.


Lihat gambar diatas, dari 2 pertandingan, dia mencetak 2 gol. Ini karena Vietto saya tempatkan di posisi penyerang bagian tengah.

2. Tidak Peduli Dengan Wasit

Saat sebelum pertandingan dimulai ada baiknya kamu cek wasit seperti apa yang akan ada di pertandinganmu.

Setiap wasit memiliki parameternya sendiri, ada yang berwarna merah atau kasar, oren, hijau dan juga biru.


Wasit ini berpengaruh besar terhadap taktik bermainmu. Jika kamu terlanjur setting taktik bermain agresif namun wasit memiliki parameter berwarna merah, siap-siap saja tim yang kamu tangani akan banyak mendapat kartu kuning, dan mungkin ada pemainmu yang terkena kartu merah di pertandingan tersebut.

Saran saya, selalu cek wasit yang akan mengatur jalannya pertandingan di menu Fixtures.

Untuk tips hubungan wasit dengan taktik (tackling maupun pressing) akan saya bahas dilain waktu.

3. Melakukan Training Camp saat Away atau Tandang

Bisa saja ini termasuk kesalahan dalam bermain game Online Soccer Manager. Memang tidak ada salahnya jika bermain tandang menggunakan training camp, tapi keefektifan Training Camp atau TC tersebut akan sangat berkurang.

Ini bisa menyebabkan token yang kamu keluarkan untuk TC menjadi sia-sia. Online Soccer Manager sendiri sudah memperingati kita terlebih dahulu, bahwa TC lebih baik digunakan saat bermain home atau kandang.

4. Memilih Training Camp Terlebih dahulu sebelum Secret Training

Jangan sekali-kali mengklik Training Camp, kemudian baru mengklik Secret Training (latihan rahasia).

Latihan rahasiamu akan sia-sia, musuh akan mengetahui kamu sedang melakukan Training Camp.

5. Memaksakan Pemain yang Staminanya Sudah Merah

Biasanya hal ini dilakukan oleh beberapa manajer OSM, jika tim yang ditangani hanya memiliki satu ataupun dua pemain bintang saja.

Percaya atau tidak, stamina pemain yang sudah mencapai warna kuning bahkan merah akan menurunkan kualitas dan performa pemain tersebut, sekalipun dia adalah pemain bintang seperti Lukaku, Morata, De Gea dll.
Baca Juga : Cara Mengalahkan Formasi 433 B OSM Terbaik
Tips dari saya coba lakukan rotasi pemain, jika di pertandingan selanjutnya yang kamu lawan adalah komputer atau tim lemah yang sedang terpuruk di papan bawah klasemen, gunakan pemain lapis dua.

Ini akan mengistirahatkan pemain bintangmu, agar di pertandingan berikutnya dia memiliki stamina penuh dan akan bermain dengan peforma terbaik. 

Sekian artikel tentang kesalahan yang sering dilakukan saat bermain game Online Soccer Manager. Semoga dapat bermanfaat.
Apakah Kamu Melakukan Kesalahan Ini Saat Bermain Online Soccer Manager? 4.5 5 Galih Mungkin beberapa dari kamu para manajer OSM, terkadang masih tidak sadar atau mungkin tidak peduli dengan hal-hal kecil berikut ini yang me...

Ayo bagikan artikel ini ke:

Facebook Google+ Twitter

2 comments:

  1. Saya termasuk manajer yang peduli dengan posisi pemain.
    Urusan transfer, saya selalu menyesuaikan dengan taktik yang akan dipakai. Saya biasa bermain sayap, jadinya saya lebih memprioritaskan penyerang sayap (nilai bertahannya tinggi) dan fullback.
    Fullback yang saya beli adalah yang nilai menyerangnya di atas 38, tidak peduli berapa nilai bertahan dan overall.nya.
    Saking tidak mau salah penempatan, biasanya kalau saya tidak tau posisi alami seorang pemain saya cari di situs transfermarkt..
    hehehe sampai segitunya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Serius amat yak... Hahaha... Saya baru main, tambah teman ya, Mizwardjavar

      Delete